Install Debian di Virtual Box
CARA INSTALL DEBIAN LEWAT VIRTUAL
Konfigurasi aplikasi virtual Box
- Lalu
buat Sistem Operasi baru dengan mengeklik new,kemudian beri nama Sistem
Operasi yang akan di install,tipe dan versi dari Sistem Operasi.
- Atur ukuran memori yang akan digunakan,akan ada rekomendasi ram yang diberikan
- Buat hardisk virtual untuk menyimpan data/dokumen Sistem Operasi,atur besar hardisk yang akan digunakan
- Pilih Type disk pilih saja VDI (virtual Box disk image)
- Pilih tempat untuk menyimpan virtual disk yang telah dibuat.Pilih saja alokasikan secara dinamik
- Beri nama disk virtual dan tentukan besar virtual disk yang dibuat
- Setting pada jaringan dengan mengisi terpasang pada:Adaptor Hanya Host dan pilih mode perizinan dengan izinkan semua
- Dan virtual Box siap digunakan
- Klik mulai untuk mulai menginstall,akan muncul pengaturan boot,pilih boot untuk debian 8.2
Instalasi debian 8.2 di virtual Box
- Pilih “Install” untuk menginstal Debian dengan mode biasa (bukan mode grafis / GUI).
- Pilih bahasa tampilan untuk proses instalasi Debian, disini kami menggunakan bahasa inggris lalu tekan “Enter”.
- Pilih lokasi tempat tinggal, kemudian tekan enter
- Pilih
output keyboard untuk Debian yang diinstal. Disini biasanya yang
dipilih adalah output keyboard “American English”, karena seperti
keyboard standar yang sering kita pakai. Maka pilihlah “American
English” dan tekan “Enter” untuk memilih output keyboard Inggris-Amerika
tersebut.
- Jika muncul 2 pilihan network adapter, pastikan sobat pilih yang
“eth0” karena yang pasti dipakai dan yang pertama dikonfigurasi itu
eth0. Tekan “Enter” pada pilihan eth0.
- Kemudian akan muncul tampilan pengaturan user dan password, dan
ikuti saja langkah langkah ini sesuai keinginan sobat masing-masing
seperti pilih, isi dan enter sesuai yang ada digambar dibawah. Isikan
root password, full name, username, dan password non-root
- Atur Time zone yang akan digunakan
- Atur partisi disk,pilih pengaturan otomatis
- Ikuti saja langkah sampai disk selesai di setting
- Lalu akan muncul tampilan loading “Formatting Partition”. Tunggulah sampai selesai dan akan muncul tampilan Scan dvd/cd.
- Kemudian muncul Networks mirror.Karena kita tidak menggunakan ‘Network Mirror’ saat instalasi Linux Debian ini maka pilih no
- Dan kemudian, akan muncul partisipasi survey dibawah ini. Pilih “No”
- Untuk membuat tampilan Debian dalam basis teks, maka pilihlah
“Standard system utilities” seperti gambar dibawah supaya proses
instalasi tidak berjalan terlalu lama.
- Kemudian akan muncul tampilan seperti ini, di bagian ini pilih saja
“Yes” untuk menginstal “GRUB Boot Loader” karena itu adalah bagian
penting dari Debian ini. GRUB Boot Loader digunakan untuk booting pada
sistem operasi Linux Debian.
- Atur tempat untuk boot loader,pilih saja otomatis
- Ambil DVDnya lalu pilih “Continue” untuk melanjutkan ke finishing
instalasi Debian. Setelah proses instalasi sistem operasi Linux Debian
selesai, maka akan muncul seperti ini.
- Setelah muncul tampilan seperti tadi, kemudian PC akan me-reboot
dengan sendirinya. Tunggu proses reboot selesai, dan proses instalasi
sistem operasi Linux Debian selesai. Jika sudah selesai, tampilannya
akan jadi seperti ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar